Kamis, 13 September 2018

Sistem Informasi Manajemen Minggu 2 E-learning Prof. Dr. Hapzi Ali, CMA

1. Keunggulan bersaing Sistem Informasi?
2. Kenapa Sistem Informasi Penting dalam perasaingan bisnis yang semakin kompetitif saat ini?
3. Jelaskan Sistem dan Komponen Sistem Informasi di perusahaan saudara atau Sistem Informasi yang saudara ketahui dan pernah terlibat di dalam sistemnya atau sebagai user-end user pada sistem tersebut?

Karakteristik Sistem

Model umum sebuah sistem adalah input ,proses , dan output . hal ini merupakan konsep sebuah sistem yang sangat sederhana sebab sebuah sistem dapat mempunyai beberapa masukan dan keluaran . selain itu , sebuah sistem memiliki karakteristik atau sifat -sifat tertentu , yang mencirikan bahwa hal tersebut bisa dikatakan sebagai suatu sistem .

Adapun karakteristik yang dimaksud adalah sebagai berikut ;

a.       Komponen sistem ( component system )

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi .artinya saling bekerjasama membentuk satu kesatuan .setiap subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan .suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar yang disebut
“supra sistem “

b.      Batasan isstem ( Boundary )

Ruang lingkup sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan lingkungan luarnya .

c.       Lingkungan luar sistem ( Environtment )

Bentuk apapun yang ada di luar ruang lingkup atau batasan isstem yang mempengaruhi operasi sistem disebut lingkungan luar sistem. Lingkungan luar sistem ini bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan .

d.      Penghubung sistem (interface )

Media yang menghubungkan sistem dengan subsistem lain disebut penghubung sistem atau interface .bentuk keluaran dari subsistem ini akan menjadi masukan untuk subsistem lain melalui penghubung tersebut ,dengan demikina dapat terjadi suatu integrasi sistem yang membentuk satu kesatuan .
e.       Masukan sistem (input )

Energi yang dimasukan ke dalam sistem disebut masukan sistem ,yang dapat berupa pemeliharaan (maintenance input ) dan signal ( signal input ) .

f.       Keluaran sistem ( output )

Hasil energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna .
g.      Pengolah sistem (Process )

Suatu sistem yang dapat mempunyai suatu proses yang akan mengubah masukan menjadi keluaran .

Sistem Informasi Untuk Keunggulan Bersaing

keunggulan kompetitif adalah menunjuk pada kemampuan sebuah organisasi untuk memformulasikan strategi yang menempatkannya pada suatu posisi yang menguntungkan berkaitan berkaitann dengan perusahaan lainnya. Keunggulan kompetitif muncul bila pelanggan merasa bahwa mereka menerima nilai lebih dari transaksi yang dilakukan dengan sebuah organisasi pesaingnya.


Keuntungan Kompetitif


Pada SI, Keuntungan Kompetitif mengacu pada penggunaan informasi untuk mempengaruhi pangsa pasar. Buruh beragumentasi bahwa perusahaan         menerima keuntungan kompetitif dengan melakukan salah satu kegiatan dibawah ini :

–  Pruduksi dan pelayanan dengan harga murah,

–  Produksi dan pelayanan berkualitas tinggi, atau

–  Mempertemukan kebutuhan khusus dari segemnatsi pasar tertentu

Titik terpenting adalah manajemen perusahan menggunakan sumber daya fisik dan konseptual

untuk mempertemukan strategi yang objektif bagi perusahaan.

Keunggulan kompetitif dapat direalisasikan dalam hal mendapatkan keunggulan strategis,

taktis maupun operasional :


a.    KEUNGGULAN STRATEGIS (Strategic Advantage)

Keunggulan yang memiliki dampak funamentak dalam membentuk operasi perusahaan. sistem informasi ini dapat digunakan untuk menciptakan suatu keunggulan strategis. sebagai contoh sebuah perusahaan dapat memutuskan untuk mengubah seluruh datanya menjadi basis data dengan alat penghubung standar guna kemungkinan berbagai dengan sekutu-sekutu bisnis dan pelanggannya. strategi ini apat menyebabkan operasi perusahaan akan di pengaruhi oleh beberapa cara secara fundamental. Pertama, akses yang ada saat ini bisa jadi dilakukan melalui piranti lunak computer buatan perusahaan sendiri, sehingga perubahan tersebut akan menyebabkan perusahaan harus mempertimbangkan untuk membeli piranti lunak pelaporan standar dari vendor luar atau mempekerjakan perusahaan luar untuk merancang dan mengembangkan suatu sistem pelaporan baru.

            b.   KEUNGGULAN TAKTIS ( Tactical Advantage)

Sebuah perusahaan mendapatkan keunggulan taktis (tactical advantage) ketika perusahaan tersebut mengimplementasikan strategi dengan cara yang lebih baik dari para pesaingnya. Dalam contoh kita, layanan pelanggan dapat di tingkatkan dengan menawarkan kepada pelanggan akses langsung ke informasi. Semua perusahaan ingin memuaskan pelanggan, karena kepuasan pelanggan akan menghasilkan pengulangan pembelian. Keputusan strategis menjadikan sistem informasi perusahaan tersedia bagi para pelanggan untuk meningkatkan layanan pelanggan.

           c.   KEUNGGULAN OPERASIONAL (Operational Advantage)

keunggulan yang berhubungan dengan transaksi dan proses sehari-hari. Disinilah sistem informasi akan berinteraksi secara langsung dengan proses. Suatu situs web yang meningkat pelanggan dan preferensi mereka dari transaksi-transaksi masa lalu akan mencerminkan suatu keunggulan operasional. Browser sering memiliki cookies, file-file kecil berisi informasi yang terdapat di dalam computer pengguna, yang dapat menyimpan nomor akun, kata sandi, dan informasi lain yang berhubungan dengan transaksi pengguna. Ini merupakan kemudahan yang berharga bagi pelanggan, dan juga memberikan keuntungan langsung kepada perusahaan. Benar jika dikatakan bahwa para pelanggan yang menggunakan web untuk menempatkan pembelian mereka akan menghemat bahan perusahaan membayar seorang juru tulis untuk memasukan data tetapi ini hanyalah keuntungan yang bersifat minor saja.

Peranan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Dalam Perusahaan

Sistem informasi dan teknologi informasi memberikan empat peran utama di dalam organisasi bisnis (perusahaan) yaitu untuk meningkatkan:


1)           Efisiensi.

Efisiensi artinya menggantikan peran manusia dengan teknologi informasi sehingga memudahkan pekerjaan dan mempercepat pekerjaan.


2)           Efektivitas.

Sistem informasi ini digunakan oleh pimpinan untuk pengambilan keputusan yang lebih efektif berdasarkan informasi yang akurat, tepat waktu, relevan, mudah, murah dan handal.


3)           Komunikasi.

Untuk memudahkan komunikasi dan mempercepat pengambilan suatu keputusan dapat digunakan email atau teleconference.

4)           Kompetitif.

Kompetitif, artinya digunakan untuk meningkatkan daya saing perusahaan di dalam era persaingan yang semakin ketat ini.

Contoh pemanfaatan teknologi informasi dalam perusahaan :

Kebutuhan  efisiensi   waktu   dan  biaya   menyebabkan   setiap  pelaku   usaha   merasa   perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerjanya. Penerapan Teknologi informasi dan komunikasi tentu akan berdampak pada perubahan kebiasaan kerja. Contoh :  penggunaan intranet untuk helpdesk technical support yang memanfaatkan teknologi Local Area Netwok akan meminimalkan penggunaan kertas kerja pada operasional bisnis perusahaan. Selain itu pemanfaatan internet sebagai sarana untuk website perusahaan yang berfungsi sebagai online company profile juga akan meminimalkan anggaran keuangan perusahaan untuk mencetak company profile, bahkan dengan adanya website tersebut akan meningkatkan good corporate image terhadap pesaing, partner bisnis dan konsumennya.

Pengelolaan data informasi yang lebih baik akan membuat perusahaan mengetahui bagaimana perkembangan perusahaan yang bekerja dalam bidangnya. Sebuah tolak ukur akan informasi akan membuah terus bisa dilakukan evaluasi dalam kurun waktu jangka ya di tentukan. Maka dari itu, tujuan dari sistem informasi secara umum adalah sebagai dasar agar perusahaan mengerti dan mengetahui sampai manakah kemajuan sebuh perusahaan mampu berjalan dalam bidang bisnisnya.

Berikut adalah hal penting mengapa sistem informasi harus ada pada sebuah perusahaan:

1.      Mendorong perusahaan untuk sadar bahwa data informasi perusahaan dapat dikelola dengan lebih baik.

2.      Menghindari kesalahan fatal akibat kelalaian sumber daya manusia, meskipun dengan sebuah Sistem Informasi tetap harus menggunakan paling tidaknya tidak sebanyak kegiatan manual.

3.      Kemudahan manajemen perusahaan baik dari segi waktu, kemudahan dan keefektifan.

4.      Perusahaan akan lebih peka dengan adanya kekeliruan, dan kelengkapan informasi data pada perjalanan bisnis perusahaan. Sehingga dengan latar belakang tersebut segala upaya perbaikan dan evaluasi bisa cepat segera dilakukan.

5.      Mengendalikan kinerja bisnis supaya lebih cepat dengan pendayagunaan waktu yang efektif dan maksimal.


Dengan adanya sistem informasi, sebuah perusahaan mengharapkan suatu sistem yang dapat bekerja secara cepat dan akurat sehingga produktivitas kerja di perusahaan lebih meningkat.

Teknologi informasi memainkan peranan penting dalam sebagian besar proses bisnis. Kecepatan, kemampuan pemrosesan informasi, dan konektivitas komputer secara mendasar meningkatkan efisiensi proses bisnis, seperti juga meningkatkan komunikasi dan kerja sama antar orang-orang yang bertanggung jawab atas operasi dan manajemennya

Komponen dan jenis sistem informasi

Sistem informasi terdiri dari komponen komponen yang disebut blok bangunan ( building building ) yang terdiri dari blok masukan , blok model , blok keluaran , blok teknologi , blok basis data ,blok kendali . sebagai suatu sistem , keenam blok tersebut masing masing saling berinteraksi satu dengan yang lain membentuk satu kesatuan untuk mencapai sasaran .

1.                  Blok masukan ( input block )
Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi ,termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukan ,yang dapat berupa doukumen – dokumen dasar .

2.                  Blok model ( model block )
Terdiri dari kombinasi prosedur ,logika ,dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data .

3.                  Blok keluaran ( output block )
Produk dari sistem informasi adalah kekurangan yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem .

4.                  Blok teknologi  ( technology block )
Merupakan “tool box “ dalam sistem informasi , digunakan untuk menerima input

,menjalankan model ,menyimpan dan mengakses data , menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan


 5.      Blok basis data ( database block )
Merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain , tersimpat di perangkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.

 6.      Blok kendali ( control block )
Untuk mencegah atau untuk mengendalikan dari hal – hal yang dapat merusak sistem ataupun kesalahan -kesalajam yang dapat cepat diatasi .
Berikut adalah sistem informasi sebagai user-end user

1.      Management Information Systems (MIS)

MIS menyediakan informasi dalam bentuk laporan dan tampilan kepada para manajer dan professional bisnis. Contohnya manajer penjualan menggunakan informasi melalui jaringan komputer untuk mengakses perkembangan hasil penjualan produk mereka dan memperoleh laporan analisis penjualan harian sekaligus melakukan evaluasi hasil penjualan yang dibuat oleh masing-masing staf penjualan.

2.      Decision Support Systems (DSS)

DSS merupakan suatu sistem yang memberikan dukungan komputer secara langsung kepada seorang manajer dalam proses pengambilan keputusan. Contohnya seorang manajer produksi dapat menggunakan DSS untuk menentukan seberapa banyak produk yang akan dihasilkan berdasarkan perkiraan penjualan, promosi yang akan dilakukan, dan ketersediaan bahan baku yang diperlukan dalam menghasilkan produk.


3.      Executive Information Systems (EIS)

EIS merupakan suatu sistem informasi yang menyediakan informasi penting dari berbagai sumber internal dan eksternal yang mudah digunakan oleh para eksekutif dan manajer. Contohnya para eksekutif dapat menggunakan terminal layar sentuh untuk segera melihat atau menampilkan teks dan grafik yang mencakup bidang-bidang utama dari suatu organisasi sekaligus daya saing kinerjanya.

Karakteristik Sistem

Model umum sebuah sistem adalah input ,proses , dan output . hal ini merupakan konsep sebuah sistem yang sangat sederhana sebab sebuah sistem dapat mempunyai beberapa masukan dan keluaran . selain itu , sebuah sistem memiliki karakteristik atau sifat -sifat tertentu , yang mencirikan bahwa hal tersebut bisa dikatakan sebagai suatu sistem .

Adapun karakteristik yang dimaksud adalah sebagai berikut ;

a.       Komponen sistem ( component system )

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi .artinya saling bekerjasama membentuk satu kesatuan .setiap subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan .suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar yang disebut
“supra sistem “

b.      Batasan isstem ( Boundary )

Ruang lingkup sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan lingkungan luarnya .

c.       Lingkungan luar sistem ( Environtment )

Bentuk apapun yang ada di luar ruang lingkup atau batasan isstem yang mempengaruhi operasi sistem disebut lingkungan luar sistem. Lingkungan luar sistem ini bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan .

d.      Penghubung sistem (interface )

Media yang menghubungkan sistem dengan subsistem lain disebut penghubung sistem atau interface .bentuk keluaran dari subsistem ini akan menjadi masukan untuk subsistem lain melalui penghubung tersebut ,dengan demikina dapat terjadi suatu integrasi sistem yang membentuk satu kesatuan .
e.       Masukan sistem (input )

Energi yang dimasukan ke dalam sistem disebut masukan sistem ,yang dapat berupa pemeliharaan (maintenance input ) dan signal ( signal input ) .

f.       Keluaran sistem ( output )

Hasil energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna .
g.      Pengolah sistem (Process )

Suatu sistem yang dapat mempunyai suatu proses yang akan mengubah masukan menjadi keluaran .


Sistem Informasi Untuk Keunggulan Bersaing

keunggulan kompetitif adalah menunjuk pada kemampuan sebuah organisasi untuk memformulasikan strategi yang menempatkannya pada suatu posisi yang menguntungkan berkaitan berkaitann dengan perusahaan ;ainnya. Keunggulan kompetitif muncul bila pelanggan merasa bahwa mereka menerima nilai lebih dari transaksi yang dilakukan dengan sebuah organisasi pesaingnya.

Keuntungan Kompetitif

Pada SI, Keuntungan Kompetitif mengacu pada penggunaan informasi untuk mempengaruhi pangsa pasar. Buruh beragumentasi bahwa perusahaan keuntungan kompetitif dengan melakukan salah satu kegiatan dibawah ini :

–  Pruduksi dan pelayanan dengan harga murah,

–  Produksi dan pelayanan berkualitas tinggi, atau

–  Mempertemukan kebutuhan khusus dari segemnatsi pasar tertentu

Titik terpenting adalah manajemen perusahan menggunakan sumber daya fisik dan konseptual

untuk mempertemukan strategi yang objektif bagi perusahaan.

Keunggulan kompetitif dapat direalisasikan dalam hal mendapatkan keunggulan strategis,

taktis maupun operasional :

 a.    KEUNGGULAN STRATEGIS (Strategic Advantage)

Keunggulan yang memiliki dampak funamentak dalam membentuk operasi perusahaan. sistem informasi ini dapat digunakan untuk menciptakan suatu keunggulan strategis. sebagai contoh sebuah perusahaan dapat memutuskan untuk mengubah seluruh datanya menjadi basis data dengan alat penghubung standar guna kemungkinan berbagai dengan sekutu-sekutu bisnis dan pelanggannya. strategi ini apat menyebabkan operasi perusahaan akan di pengaruhi oleh beberapa cara secara fundamental. Pertama, akses yang ada saat ini bisa jadi dilakukan melalui piranti lunak computer buatan perusahaan sendiri, sehingga perubahan tersebut akan menyebabkan perusahaan harus mempertimbangkan untuk membeli piranti lunak pelaporan standar dari vendor luar atau mempekerjakan perusahaan luar untuk merancang dan mengembangkan suatu sistem pelaporan baru.

b.   KEUNGGULAN TAKTIS ( Tactical Advantage)

Sebuah perusahaan mendapatkan keunggulan taktis (tactical advantage) ketika perusahaan tersebut mengimplementasikan strategi dengan cara yang lebih baik dari para pesaingnya. Dalam contoh kita, layanan pelanggan dapat di tingkatkan dengan menawarkan kepada pelanggan akses langsung ke informasi. Semua perusahaan ingin memuaskan pelanggan, karena kepuasan pelanggan akan menghasilkan pengulangan pembelian. Keputusan strategis menjadikan sistem informasi perusahaan tersedia bagi para pelanggan untuk meningkatkan layanan pelanggan.

c.   KEUNGGULAN OPERASIONAL (Operational Advantage)

keunggulan yang berhubungan dengan transaksi dan proses sehari-hari. Disinilah sistem informasi akan berinteraksi secara langsung dengan proses. Suatu situs web yang meningkat pelanggan dan preferensi mereka dari transaksi-transaksi masa lalu akan mencerminkan suatu keunggulan operasional. Browser sering memiliki cookies, file-file kecil berisi informasi yang terdapat di dalam computer pengguna, yang dapat menyimpan nomor akun, kata sandi, dan informasi lain yang berhubungan dengan transaksi pengguna. Ini merupakan kemudahan yang berharga bagi pelanggan, dan juga memberikan keuntungan langsung kepada perusahaan. Benar jika dikatakan bahwa para pelanggan yang menggunakan web untuk menempatkan pembelian mereka akan menghemat bahan perusahaan membayar seorang juru tulis untuk memasukan data tetapi ini hanyalah keuntungan yang bersifat minor saja.

Peranan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Dalam Perusahaan

Sistem informasi dan teknologi informasi memberikan empat peran utama di dalam organisasi bisnis (perusahaan) yaitu untuk meningkatkan:


1)           Efisiensi.

Efisiensi artinya menggantikan peran manusia dengan teknologi informasi sehingga memudahkan pekerjaan dan mempercepat pekerjaan.


2)           Efektivitas.

Sistem informasi ini digunakan oleh pimpinan untuk pengambilan keputusan yang lebih efektif berdasarkan informasi yang akurat, tepat waktu, relevan, mudah, murah dan handal.


3)           Komunikasi.

Untuk memudahkan komunikasi dan mempercepat pengambilan suatu keputusan dapat digunakan email atau teleconference.


4)           Kompetitif.

Kompetitif, artinya digunakan untuk meningkatkan daya saing perusahaan di dalam era persaingan yang semakin ketat ini.

Contoh pemanfaatan teknologi informasi dalam perusahaan :

Kebutuhan  efisiensi   waktu   dan  biaya   menyebabkan   setiap  pelaku   usaha   merasa   perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerjanya. Penerapan Teknologi informasi dan komunikasi tentu akan berdampak pada perubahan kebiasaan kerja. 

Contoh :  penggunaan intranet untuk helpdesk technical support yang memanfaatkan teknologi Local Area Netwok akan meminimalkan penggunaan kertas kerja pada operasional bisnis perusahaan. Selain itu pemanfaatan internet sebagai sarana untuk website perusahaan yang berfungsi sebagai online company profile juga akan meminimalkan anggaran keuangan perusahaan untuk mencetak profile, bahkan dengan adanya website tersebut akan meningkatkan good corporate image terhadap pesaing, partner bisnis dan konsumennya.

Pengelolaan data informasi yang lebih baik akan membuat perusahaan mengetahui bagaimana perkembangan perusahaan yang bekerja dalam bidangnya. Sebuah tolak ukur akan informasi akan membuah terus bisa dilakukan evaluasi dalam kurun waktu jangka ya di tentukan. Maka dari itu, tujuan dari sistem informasi secara umum adalah sebagai dasar agar perusahaan mengerti dan mengetahui sampai manakah kemajuan sebuh perusahaan mampu berjalan dalam bidang bisnisnya.

Berikut adalah hal penting mengapa sistem informasi harus ada pada sebuah perusahaan:

1.      Mendorong perusahaan untuk sadar bahwa data informasi perusahaan dapat dikelola dengan lebih baik.

2.      Menghindari kesalahan fatal akibat kelalaian sumber daya manusia, meskipun dengan sebuah Sistem Informasi tetap harus menggunakan paling tidaknya tidak sebanyak kegiatan manual.

3.      Kemudahan manajemen perusahaan baik dari segi waktu, kemudahan dan keefektifan.

4.      Perusahaan akan lebih peka dengan adanya kekeliruan, dan kelengkapan informasi data pada perjalanan bisnis perusahaan. Sehingga dengan latar belakang tersebut segala upaya perbaikan dan evaluasi bisa cepat segera dilakukan.

5.      Mengendalikan kinerja bisnis supaya lebih cepat dengan pendayagunaan waktu yang efektif dan maksimal.


Dengan adanya sistem informasi, sebuah perusahaan mengharapkan suatu sistem yang dapat bekerja secara cepat dan akurat sehingga produktivitas kerja di perusahaan lebih meningkat.

Teknologi informasi memainkan peranan penting dalam sebagian besar proses bisnis. Kecepatan, kemampuan pemrosesan informasi, dan konektivitas komputer secara mendasar meningkatkan efisiensi proses bisnis, seperti juga meningkatkan komunikasi dan kerja sama antar orang-orang yang bertanggung jawab atas operasi dan manajemennya

Komponen dan jenis sistem informasi

Sistem informasi terdiri dari komponen komponen yang disebut blok bangunan ( building building ) yang terdiri dari blok masukan , blok model , blok keluaran , blok teknologi , blok basis data ,blok kendali . sebagai suatu sistem , keenam blok tersebut masing masing saling berinteraksi satu dengan yang lain membentuk satu kesatuan untuk mencapai sasaran .

1.                  Blok masukan ( input block )
Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi ,termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukan ,yang dapat berupa doukumen – dokumen dasar .

2.                  Blok model ( model block )
Terdiri dari kombinasi prosedur ,logika ,dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data .

3.                  Blok keluaran ( output block )
Produk dari sistem informasi adalah kekurangan yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem .

4.                  Blok teknologi  ( technology block )
Merupakan “tool box “ dalam sistem informasi , digunakan untuk menerima input

,menjalankan model ,menyimpan dan mengakses data , menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan

5.      Blok basis data ( database block )

Merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain , tersimpat di perangkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.

6.      Blok kendali ( control block )

Untuk mencegah atau untuk mengendalikan dari hal – hal yang dapat merusak sistem ataupun kesalahan -kesalajam yang dapat cepat diatasi .
Berikut adalah sistem informasi sebagai user-end user

1.      Management Information Systems (MIS)

*MIS menyediakan informasi dalam bentuk laporan dan tampilan kepada para manajer dan professional bisnis. Contohnya manajer penjualan menggunakan informasi melalui jaringan komputer untuk mengakses perkembangan hasil penjualan produk mereka dan memperoleh laporan analisis penjualan harian sekaligus melakukan evaluasi hasil penjualan yang dibuat oleh masing-masing staf penjualan.

2.      Decision Support Systems (DSS)

DSS merupakan suatu sistem yang memberikan dukungan komputer secara langsung kepada seorang manajer dalam proses pengambilan keputusan. Contohnya seorang manajer produksi dapat menggunakan DSS untuk menentukan seberapa banyak produk yang akan dihasilkan berdasarkan perkiraan penjualan, promosi yang akan dilakukan, dan ketersediaan bahan baku yang diperlukan dalam menghasilkan produk.


3.      Executive Information Systems (EIS)

EIS merupakan suatu sistem informasi yang menyediakan informasi penting dari berbagai sumber internal dan eksternal yang mudah digunakan oleh para eksekutif dan manajer. Contohnya para eksekutif dapat menggunakan terminal layar sentuh untuk segera melihat atau menampilkan teks dan grafik yang mencakup bidang-bidang utama dari suatu organisasi sekaligus daya saing kinerjanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar