1. Keunggulan
bersaing Sistem Informasi?
2. Kenapa Sistem Informasi Penting
dalam perasaingan bisnis yang semakin kompetitif
saat ini?
3. Jelaskan Sistem dan Komponen Sistem
Informasi di perusahaan saudara atau Sistem Informasi yang saudara ketahui dan
pernah terlibat di dalam sistemnya atau sebagai user-end user pada sistem
tersebut?
Karakteristik
Sistem
Model umum sebuah sistem adalah input ,proses , dan output .
hal ini merupakan konsep sebuah sistem yang sangat sederhana sebab sebuah
sistem dapat mempunyai beberapa masukan dan keluaran . selain itu , sebuah
sistem memiliki karakteristik atau sifat -sifat tertentu , yang mencirikan
bahwa hal tersebut bisa dikatakan sebagai suatu sistem .
Adapun karakteristik yang dimaksud
adalah sebagai berikut ;
a.
Komponen sistem ( component system )
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling
berinteraksi .artinya saling bekerjasama membentuk satu kesatuan .setiap
subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan
mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan .suatu sistem dapat mempunyai
sistem yang lebih besar yang disebut
“supra
sistem “
b.
Batasan isstem ( Boundary )
Ruang lingkup sistem merupakan daerah yang membatasi antara
sistem dengan lingkungan luarnya .
c.
Lingkungan luar sistem ( Environtment )
Bentuk
apapun yang ada di luar ruang lingkup atau batasan isstem yang mempengaruhi
operasi sistem disebut lingkungan luar sistem. Lingkungan luar sistem ini
bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan .
d.
Penghubung sistem (interface )
Media
yang menghubungkan sistem dengan subsistem lain disebut penghubung sistem atau
interface .bentuk keluaran dari subsistem ini akan menjadi masukan untuk
subsistem lain melalui penghubung tersebut ,dengan demikina dapat terjadi suatu
integrasi sistem yang membentuk satu kesatuan .
e.
Masukan sistem (input )
Energi yang dimasukan ke dalam sistem disebut masukan sistem
,yang dapat berupa pemeliharaan (maintenance input ) dan signal ( signal input
) .
f.
Keluaran sistem ( output )
Hasil energi
yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna .
g.
Pengolah sistem (Process )
Suatu sistem yang dapat mempunyai suatu proses yang akan
mengubah masukan menjadi keluaran .
Sistem
Informasi Untuk Keunggulan Bersaing
keunggulan kompetitif adalah menunjuk pada kemampuan sebuah
organisasi untuk memformulasikan strategi yang menempatkannya pada suatu posisi
yang menguntungkan berkaitan berkaitann dengan perusahaan lainnya. Keunggulan
kompetitif muncul bila pelanggan merasa bahwa mereka menerima nilai lebih dari
transaksi yang dilakukan dengan sebuah organisasi pesaingnya.
Keuntungan Kompetitif
Pada SI, Keuntungan Kompetitif
mengacu pada penggunaan informasi untuk mempengaruhi pangsa
pasar. Buruh beragumentasi bahwa perusahaan menerima keuntungan kompetitif dengan melakukan salah satu kegiatan
dibawah ini :
– Pruduksi dan pelayanan dengan
harga murah,
– Produksi dan pelayanan
berkualitas tinggi, atau
– Mempertemukan kebutuhan
khusus dari segemnatsi pasar tertentu
Titik terpenting adalah manajemen
perusahan menggunakan sumber daya fisik dan konseptual
untuk mempertemukan strategi yang
objektif bagi perusahaan.
Keunggulan kompetitif dapat
direalisasikan dalam hal mendapatkan keunggulan strategis,
taktis maupun operasional :
a. KEUNGGULAN
STRATEGIS (Strategic Advantage)
Keunggulan yang memiliki dampak funamentak dalam membentuk
operasi perusahaan. sistem informasi ini dapat digunakan untuk menciptakan
suatu keunggulan strategis. sebagai contoh sebuah perusahaan dapat memutuskan
untuk mengubah seluruh datanya menjadi basis data dengan alat penghubung
standar guna kemungkinan berbagai dengan sekutu-sekutu bisnis dan pelanggannya.
strategi ini apat menyebabkan operasi perusahaan akan di pengaruhi oleh
beberapa cara secara fundamental. Pertama, akses yang ada saat ini bisa jadi
dilakukan melalui piranti lunak computer buatan perusahaan sendiri, sehingga
perubahan tersebut akan menyebabkan perusahaan harus mempertimbangkan untuk
membeli piranti lunak pelaporan standar dari vendor luar atau mempekerjakan
perusahaan luar untuk merancang dan mengembangkan suatu sistem pelaporan baru.
Sebuah perusahaan mendapatkan keunggulan taktis (tactical
advantage) ketika perusahaan tersebut mengimplementasikan strategi dengan cara
yang lebih baik dari para pesaingnya. Dalam contoh kita, layanan pelanggan
dapat di tingkatkan dengan menawarkan kepada pelanggan akses langsung ke
informasi. Semua perusahaan ingin memuaskan pelanggan, karena kepuasan
pelanggan akan menghasilkan pengulangan pembelian. Keputusan strategis
menjadikan sistem informasi perusahaan tersedia bagi para pelanggan untuk
meningkatkan layanan pelanggan.
c. KEUNGGULAN OPERASIONAL (Operational Advantage)
keunggulan yang berhubungan dengan transaksi dan proses
sehari-hari. Disinilah sistem informasi akan berinteraksi secara langsung
dengan proses. Suatu
situs web yang meningkat pelanggan dan preferensi mereka dari
transaksi-transaksi masa lalu akan mencerminkan suatu keunggulan operasional.
Browser sering memiliki cookies, file-file kecil berisi informasi yang terdapat
di dalam computer pengguna, yang dapat menyimpan nomor akun, kata sandi, dan
informasi lain yang berhubungan dengan transaksi pengguna. Ini merupakan
kemudahan yang berharga bagi pelanggan, dan juga memberikan keuntungan langsung
kepada perusahaan. Benar jika dikatakan bahwa para pelanggan yang menggunakan
web untuk menempatkan pembelian mereka akan menghemat bahan perusahaan membayar
seorang juru tulis untuk memasukan data tetapi ini hanyalah keuntungan yang
bersifat minor saja.
Peranan Sistem Informasi dan
Teknologi Informasi Dalam Perusahaan
Sistem
informasi dan teknologi informasi memberikan empat peran utama di dalam
organisasi bisnis (perusahaan) yaitu untuk meningkatkan:
1)
Efisiensi.
Efisiensi
artinya menggantikan peran manusia dengan teknologi informasi sehingga
memudahkan pekerjaan dan mempercepat pekerjaan.
2)
Efektivitas.
Sistem
informasi ini digunakan oleh pimpinan untuk pengambilan keputusan yang lebih
efektif berdasarkan informasi yang akurat, tepat waktu, relevan, mudah, murah
dan handal.
3)
Komunikasi.
Untuk
memudahkan komunikasi dan mempercepat pengambilan suatu keputusan dapat
digunakan email atau teleconference.
4)
Kompetitif.
Kompetitif,
artinya digunakan untuk meningkatkan daya saing perusahaan di dalam era
persaingan yang semakin ketat ini.
Contoh pemanfaatan teknologi
informasi dalam perusahaan :
Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam
lingkungan kerjanya. Penerapan Teknologi informasi dan komunikasi tentu akan berdampak
pada perubahan kebiasaan kerja. Contoh :
penggunaan intranet untuk helpdesk technical
support yang memanfaatkan teknologi Local Area Netwok akan meminimalkan penggunaan kertas
kerja pada operasional bisnis perusahaan. Selain itu pemanfaatan internet sebagai sarana
untuk website perusahaan yang berfungsi sebagai online company profile juga akan meminimalkan
anggaran keuangan perusahaan untuk mencetak company profile, bahkan dengan
adanya website tersebut akan meningkatkan good corporate image terhadap pesaing, partner
bisnis dan konsumennya.
Pengelolaan data informasi yang lebih baik akan membuat
perusahaan mengetahui bagaimana perkembangan perusahaan yang bekerja dalam
bidangnya. Sebuah tolak ukur akan informasi akan membuah terus bisa dilakukan
evaluasi dalam kurun waktu jangka ya di tentukan. Maka dari itu, tujuan dari
sistem informasi secara umum adalah sebagai dasar agar perusahaan mengerti dan
mengetahui sampai manakah kemajuan sebuh perusahaan mampu berjalan dalam bidang
bisnisnya.
Berikut adalah hal penting mengapa
sistem informasi harus ada pada sebuah perusahaan:
1.
Mendorong perusahaan untuk sadar
bahwa data informasi perusahaan dapat dikelola dengan lebih baik.
2.
Menghindari kesalahan fatal akibat
kelalaian sumber daya manusia, meskipun dengan sebuah Sistem Informasi
tetap harus menggunakan paling tidaknya tidak sebanyak kegiatan manual.
3.
Kemudahan manajemen perusahaan baik dari segi waktu,
kemudahan dan keefektifan.
4.
Perusahaan akan lebih peka dengan
adanya kekeliruan, dan kelengkapan informasi data pada perjalanan bisnis
perusahaan. Sehingga dengan latar belakang tersebut segala upaya perbaikan dan
evaluasi bisa cepat segera dilakukan.
5.
Mengendalikan kinerja bisnis supaya
lebih cepat dengan pendayagunaan waktu yang efektif dan maksimal.
Dengan
adanya sistem informasi, sebuah perusahaan mengharapkan suatu sistem yang dapat
bekerja secara cepat dan akurat sehingga produktivitas kerja di perusahaan
lebih meningkat.
Teknologi
informasi memainkan peranan penting dalam sebagian besar proses bisnis.
Kecepatan, kemampuan pemrosesan informasi, dan konektivitas komputer secara
mendasar meningkatkan efisiensi proses bisnis, seperti juga meningkatkan
komunikasi dan kerja sama antar orang-orang yang bertanggung jawab atas operasi
dan manajemennya
Komponen
dan jenis sistem informasi
Sistem informasi terdiri dari komponen komponen yang disebut
blok bangunan ( building building ) yang terdiri dari blok masukan , blok model
, blok keluaran , blok teknologi , blok basis data ,blok kendali . sebagai
suatu sistem , keenam blok tersebut masing masing saling berinteraksi satu dengan
yang lain membentuk satu kesatuan untuk mencapai sasaran .
1.
Blok masukan ( input block )
Input
mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi ,termasuk metode dan media
untuk menangkap data yang akan dimasukan ,yang dapat berupa doukumen – dokumen dasar
.
2.
Blok model ( model block )
Terdiri dari kombinasi prosedur ,logika ,dan model matematik
yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data .
3.
Blok keluaran ( output block )
Produk dari sistem informasi adalah kekurangan yang
merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua
tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem .
4.
Blok teknologi (
technology block )
Merupakan
“tool box “ dalam sistem informasi , digunakan untuk menerima input
,menjalankan model ,menyimpan dan mengakses data ,
menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem
secara keseluruhan
5.
Blok basis data ( database block )
Merupakan
kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain ,
tersimpat di perangkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk
memanipulasinya.
6.
Blok kendali ( control block )
Untuk
mencegah atau untuk mengendalikan dari hal – hal yang dapat merusak sistem
ataupun kesalahan -kesalajam yang dapat cepat diatasi .
Berikut
adalah sistem informasi sebagai user-end user
1.
Management Information Systems (MIS)
MIS menyediakan informasi dalam bentuk laporan dan tampilan
kepada para manajer dan professional bisnis. Contohnya manajer penjualan menggunakan
informasi melalui jaringan komputer untuk mengakses perkembangan hasil
penjualan produk mereka dan memperoleh laporan analisis penjualan harian
sekaligus melakukan evaluasi hasil penjualan yang dibuat oleh masing-masing
staf penjualan.
2.
Decision Support Systems (DSS)
DSS merupakan suatu sistem yang memberikan dukungan komputer
secara langsung kepada seorang manajer dalam proses pengambilan keputusan.
Contohnya seorang manajer produksi dapat menggunakan DSS untuk menentukan
seberapa banyak produk yang akan dihasilkan berdasarkan perkiraan penjualan,
promosi yang akan dilakukan, dan ketersediaan bahan baku yang diperlukan dalam
menghasilkan produk.
3.
Executive Information Systems (EIS)
EIS merupakan suatu sistem informasi yang menyediakan informasi
penting dari berbagai sumber internal dan eksternal yang mudah digunakan oleh
para eksekutif dan manajer. Contohnya para eksekutif dapat menggunakan terminal
layar sentuh untuk segera melihat atau menampilkan teks dan grafik yang
mencakup bidang-bidang utama dari suatu organisasi sekaligus daya saing
kinerjanya.
Karakteristik
Sistem
Model umum sebuah sistem adalah input ,proses , dan output .
hal ini merupakan konsep sebuah sistem yang sangat sederhana sebab sebuah
sistem dapat mempunyai beberapa masukan dan keluaran . selain itu , sebuah
sistem memiliki karakteristik atau sifat -sifat tertentu , yang mencirikan
bahwa hal tersebut bisa dikatakan sebagai suatu sistem .
Adapun karakteristik yang dimaksud
adalah sebagai berikut ;
a.
Komponen sistem ( component system )
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling
berinteraksi .artinya saling bekerjasama membentuk satu kesatuan .setiap
subsistem memiliki sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan
mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan .suatu sistem dapat mempunyai
sistem yang lebih besar yang disebut
“supra
sistem “
b.
Batasan isstem ( Boundary )
Ruang lingkup sistem merupakan daerah yang membatasi antara
sistem dengan lingkungan luarnya .
c.
Lingkungan luar sistem ( Environtment )
Bentuk
apapun yang ada di luar ruang lingkup atau batasan isstem yang mempengaruhi
operasi sistem disebut lingkungan luar sistem. Lingkungan luar sistem ini
bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan .
d.
Penghubung sistem (interface )
Media
yang menghubungkan sistem dengan subsistem lain disebut penghubung sistem atau
interface .bentuk keluaran dari subsistem ini akan menjadi masukan untuk
subsistem lain melalui penghubung tersebut ,dengan demikina dapat terjadi suatu
integrasi sistem yang membentuk satu kesatuan .
e.
Masukan sistem (input )
Energi yang dimasukan ke dalam sistem disebut masukan sistem
,yang dapat berupa pemeliharaan (maintenance input ) dan signal ( signal input
) .
f.
Keluaran sistem ( output )
Hasil energi
yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna .
g.
Pengolah sistem (Process )
Suatu sistem yang dapat mempunyai suatu proses yang akan
mengubah masukan menjadi keluaran .
Sistem
Informasi Untuk Keunggulan Bersaing
keunggulan kompetitif adalah menunjuk pada kemampuan sebuah
organisasi untuk memformulasikan strategi yang menempatkannya pada suatu posisi
yang menguntungkan berkaitan berkaitann dengan perusahaan ;ainnya. Keunggulan
kompetitif muncul bila pelanggan merasa bahwa mereka menerima nilai lebih dari
transaksi yang dilakukan dengan sebuah organisasi pesaingnya.
Keuntungan Kompetitif
Pada SI, Keuntungan Kompetitif
mengacu pada penggunaan informasi untuk mempengaruhi pangsa
pasar. Buruh beragumentasi bahwa perusahaan keuntungan kompetitif dengan melakukan salah satu kegiatan
dibawah ini :
– Pruduksi dan pelayanan dengan
harga murah,
– Produksi dan pelayanan
berkualitas tinggi, atau
– Mempertemukan kebutuhan
khusus dari segemnatsi pasar tertentu
Titik terpenting adalah manajemen
perusahan menggunakan sumber daya fisik dan konseptual
untuk mempertemukan strategi yang
objektif bagi perusahaan.
Keunggulan kompetitif dapat
direalisasikan dalam hal mendapatkan keunggulan strategis,
taktis maupun operasional :
a. KEUNGGULAN
STRATEGIS (Strategic Advantage)
Keunggulan yang memiliki dampak funamentak dalam membentuk
operasi perusahaan. sistem informasi ini dapat digunakan untuk menciptakan
suatu keunggulan strategis. sebagai contoh sebuah perusahaan dapat memutuskan
untuk mengubah seluruh datanya menjadi basis data dengan alat penghubung
standar guna kemungkinan berbagai dengan sekutu-sekutu bisnis dan pelanggannya.
strategi ini apat menyebabkan operasi perusahaan akan di pengaruhi oleh
beberapa cara secara fundamental. Pertama, akses yang ada saat ini bisa jadi
dilakukan melalui piranti lunak computer buatan perusahaan sendiri, sehingga
perubahan tersebut akan menyebabkan perusahaan harus mempertimbangkan untuk
membeli piranti lunak pelaporan standar dari vendor luar atau mempekerjakan
perusahaan luar untuk merancang dan mengembangkan suatu sistem pelaporan baru.
b. KEUNGGULAN TAKTIS ( Tactical Advantage)
Sebuah perusahaan mendapatkan keunggulan taktis (tactical
advantage) ketika perusahaan tersebut mengimplementasikan strategi dengan cara
yang lebih baik dari para pesaingnya. Dalam contoh kita, layanan pelanggan
dapat di tingkatkan dengan menawarkan kepada pelanggan akses langsung ke
informasi. Semua perusahaan ingin memuaskan pelanggan, karena kepuasan
pelanggan akan menghasilkan pengulangan pembelian. Keputusan strategis
menjadikan sistem informasi perusahaan tersedia bagi para pelanggan untuk
meningkatkan layanan pelanggan.
c. KEUNGGULAN OPERASIONAL (Operational
Advantage)
keunggulan yang berhubungan dengan transaksi dan proses
sehari-hari. Disinilah sistem informasi akan berinteraksi secara langsung
dengan proses. Suatu
situs web yang meningkat pelanggan dan preferensi mereka dari
transaksi-transaksi masa lalu akan mencerminkan suatu keunggulan operasional.
Browser sering memiliki cookies, file-file kecil berisi informasi yang terdapat
di dalam computer pengguna, yang dapat menyimpan nomor akun, kata sandi, dan
informasi lain yang berhubungan dengan transaksi pengguna. Ini merupakan
kemudahan yang berharga bagi pelanggan, dan juga memberikan keuntungan langsung
kepada perusahaan. Benar jika dikatakan bahwa para pelanggan yang menggunakan
web untuk menempatkan pembelian mereka akan menghemat bahan perusahaan membayar
seorang juru tulis untuk memasukan data tetapi ini hanyalah keuntungan yang
bersifat minor saja.
Peranan Sistem Informasi dan
Teknologi Informasi Dalam Perusahaan
Sistem
informasi dan teknologi informasi memberikan empat peran utama di dalam
organisasi bisnis (perusahaan) yaitu untuk meningkatkan:
1)
Efisiensi.
Efisiensi
artinya menggantikan peran manusia dengan teknologi informasi sehingga
memudahkan pekerjaan dan mempercepat pekerjaan.
2)
Efektivitas.
Sistem
informasi ini digunakan oleh pimpinan untuk pengambilan keputusan yang lebih
efektif berdasarkan informasi yang akurat, tepat waktu, relevan, mudah, murah
dan handal.
3)
Komunikasi.
Untuk
memudahkan komunikasi dan mempercepat pengambilan suatu keputusan dapat
digunakan email atau teleconference.
4)
Kompetitif.
Kompetitif,
artinya digunakan untuk meningkatkan daya saing perusahaan di dalam era
persaingan yang semakin ketat ini.
Contoh pemanfaatan teknologi
informasi dalam perusahaan :
Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam
lingkungan kerjanya. Penerapan Teknologi informasi dan komunikasi tentu akan berdampak
pada perubahan kebiasaan kerja.
Contoh : penggunaan intranet untuk helpdesk technical support yang memanfaatkan teknologi Local Area Netwok akan meminimalkan penggunaan kertas kerja pada operasional bisnis perusahaan. Selain itu pemanfaatan internet sebagai sarana untuk website perusahaan yang berfungsi sebagai online company profile juga akan meminimalkan anggaran keuangan perusahaan untuk mencetak profile, bahkan dengan adanya website tersebut akan meningkatkan good corporate image terhadap pesaing, partner bisnis dan konsumennya.
Contoh : penggunaan intranet untuk helpdesk technical support yang memanfaatkan teknologi Local Area Netwok akan meminimalkan penggunaan kertas kerja pada operasional bisnis perusahaan. Selain itu pemanfaatan internet sebagai sarana untuk website perusahaan yang berfungsi sebagai online company profile juga akan meminimalkan anggaran keuangan perusahaan untuk mencetak profile, bahkan dengan adanya website tersebut akan meningkatkan good corporate image terhadap pesaing, partner bisnis dan konsumennya.
Pengelolaan data informasi yang lebih baik akan membuat
perusahaan mengetahui bagaimana perkembangan perusahaan yang bekerja dalam
bidangnya. Sebuah tolak ukur akan informasi akan membuah terus bisa dilakukan
evaluasi dalam kurun waktu jangka ya di tentukan. Maka dari itu, tujuan dari
sistem informasi secara umum adalah sebagai dasar agar perusahaan mengerti dan
mengetahui sampai manakah kemajuan sebuh perusahaan mampu berjalan dalam bidang
bisnisnya.
Berikut adalah hal penting mengapa
sistem informasi harus ada pada sebuah perusahaan:
1.
Mendorong perusahaan untuk sadar
bahwa data informasi perusahaan dapat dikelola dengan lebih baik.
2.
Menghindari kesalahan fatal akibat
kelalaian sumber daya manusia, meskipun dengan sebuah Sistem Informasi
tetap harus menggunakan paling tidaknya tidak sebanyak kegiatan manual.
3.
Kemudahan manajemen perusahaan baik dari segi waktu,
kemudahan dan keefektifan.
4.
Perusahaan akan lebih peka dengan
adanya kekeliruan, dan kelengkapan informasi data pada perjalanan bisnis
perusahaan. Sehingga dengan latar belakang tersebut segala upaya perbaikan dan
evaluasi bisa cepat segera dilakukan.
5.
Mengendalikan kinerja bisnis supaya
lebih cepat dengan pendayagunaan waktu yang efektif dan maksimal.
Dengan
adanya sistem informasi, sebuah perusahaan mengharapkan suatu sistem yang dapat
bekerja secara cepat dan akurat sehingga produktivitas kerja di perusahaan
lebih meningkat.
Teknologi
informasi memainkan peranan penting dalam sebagian besar proses bisnis.
Kecepatan, kemampuan pemrosesan informasi, dan konektivitas komputer secara
mendasar meningkatkan efisiensi proses bisnis, seperti juga meningkatkan
komunikasi dan kerja sama antar orang-orang yang bertanggung jawab atas operasi
dan manajemennya
Komponen
dan jenis sistem informasi
Sistem informasi terdiri dari komponen komponen yang disebut
blok bangunan ( building building ) yang terdiri dari blok masukan , blok model
, blok keluaran , blok teknologi , blok basis data ,blok kendali . sebagai
suatu sistem , keenam blok tersebut masing masing saling berinteraksi satu dengan
yang lain membentuk satu kesatuan untuk mencapai sasaran .
1.
Blok masukan ( input block )
Input
mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi ,termasuk metode dan media
untuk menangkap data yang akan dimasukan ,yang dapat berupa doukumen – dokumen dasar
.
2.
Blok model ( model block )
Terdiri dari kombinasi prosedur ,logika ,dan model matematik
yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data .
3.
Blok keluaran ( output block )
Produk dari sistem informasi adalah kekurangan yang
merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua
tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem .
4.
Blok teknologi (
technology block )
Merupakan
“tool box “ dalam sistem informasi , digunakan untuk menerima input
,menjalankan model ,menyimpan dan mengakses data ,
menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem
secara keseluruhan
5.
Blok basis data ( database block )
Merupakan
kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain ,
tersimpat di perangkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk
memanipulasinya.
6.
Blok kendali ( control block )
Untuk
mencegah atau untuk mengendalikan dari hal – hal yang dapat merusak sistem
ataupun kesalahan -kesalajam yang dapat cepat diatasi .
Berikut
adalah sistem informasi sebagai user-end user
1.
Management Information Systems (MIS)
2.
Decision Support Systems (DSS)
DSS merupakan suatu sistem yang memberikan dukungan komputer
secara langsung kepada seorang manajer dalam proses pengambilan keputusan.
Contohnya seorang manajer produksi dapat menggunakan DSS untuk menentukan
seberapa banyak produk yang akan dihasilkan berdasarkan perkiraan penjualan,
promosi yang akan dilakukan, dan ketersediaan bahan baku yang diperlukan dalam
menghasilkan produk.
3.
Executive Information Systems (EIS)
EIS merupakan suatu sistem informasi yang menyediakan informasi
penting dari berbagai sumber internal dan eksternal yang mudah digunakan oleh
para eksekutif dan manajer. Contohnya para eksekutif dapat menggunakan terminal
layar sentuh untuk segera melihat atau menampilkan teks dan grafik yang
mencakup bidang-bidang utama dari suatu organisasi sekaligus daya saing
kinerjanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar